Modal Renault Triber bersaing di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Melalui desain dan teknologi itu, Renault Indonesia yakin model Triber dapat bersaing dengan Toyota Calya, Daihatsu Sigra maupun Datsun GO.

“Teknologi yang dihadirkan di Renault Triber mungkin terbaik dibanding pesaing lainnya,” kata COO Maxindo Renault Indonesia Davy J Tuilan dalam perkenalan Renault Triber di Dealer Renault Bintaro, Tanggerang Selatan, Jumat.

“Kita tidak perlu lagi kunci manual. Lebih simpel kan smart key,” kata Davy.

Davy menjelaskan dengan adanya smart key ini pengguna tak perlu khawatir jika lupa tidak mengunci pintu mobil.

“Kalau badan kita mendekat ke pintu mobil, maka otomatis akan terbuka. Kalau badan kita menjauh, maka otomatis akan tertutup,” kata Davy.

Triber juga memiliki fasilitas air scoop yang berada di mobil sisi kanan. “Air scopp merupakan konsep yang sederhana namun memiliki banyak manfaat untuk mobil Ini,” kata Davy.

“Bisa membuat performa mesinnya lebih baik, lebih irit, dan lebih awet. Tujuannya biar udara yang masuk melalui air scoop ini nanti akan dibelokkan dari kap mesin. Jadi otomatis, mesin akan awet,” kata Davy.

Davy menjelaskan detail lain yang dimiliki Renault Triber yaitu atap mobil yang dibuat naik pada baris keduanya hingga ke bagian belakang sehingga headroom di baris kedua dan ketiga bisa lebih lega dan pada baris kedua dan ketiga juga dilengkapi dengan AC double blower.

2019 – Nouveau Renault TRIBER (https://group.renault.com)

Ia juga menjelaskan bahwa Renault Triber dilengkapi dengan start/stop button, lalu MID menggunakan layar digital, spedometer pun digital, AC dengan heater, dan sistem infotainment yang mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto-nya.

“Teknologi Renault Triber memiliki desain interior yang modern dengan merepresentasikan teknologi terdepan dengan sistem hiburan berlayar sentuh ukuran 8 inci yang sudah dilengkapi dengan fitur Apple CarPlay dan Android Auto,” kata Davy.

Triber juga dilengkapi dengan empat air-bags dan sabuk pengaman pada semua baris yang dilengkapi dengan retractor dan pretensioner untuk pengemudi. Sensor parkir dan sistem peringatan kecepatan juga sudah dimiliki Triber. “Teknologi ini mungkin pertama kali di Indonesia,” kata Davy.

Renault Triber menggunakan sistem Easy Fix yang memungkinkan untuk melepaskan kursi independen pada baris ketiga untuk menambah kapasitas bagasi menjadi 625 liter.

“Triber memiliki desain yang atraktif, kokoh, lapang dan modular atau dapat di atur menjadi lima-seater maupun tujuh-seater dengan mudah,” kata Davy.

Triber dilengkapi mesin bensin tiga silinder 1,0 liter yang mampu memberi daya hingga 72 dk dengan torsi puncak sebesar 96 Nm. Transmisi yang ditawarkan adalah manual lima percepatan dan Automated Manual Transmission (AMT) lima percepatan.

Pada lampu bagian belakang dibuat mirip paruh burung elang sementara lampu depannya sudah proyektor, “Ini ciri khas kami,” kata Davy.

Baca juga: Renault Triber siap bersaing di pasar otomotif Indonesia

Baca juga: Triber akan diekspor ke pasar langganan Renault Kwid

Baca juga: Renault Triber calon pesaing Calya dan Sigra, begini tampilannya

Pewarta: SDP-112
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019